KPU Jepara Ajak Pelajar Lawan Penyakit Demokrasi
Kab-jepara.kpu.go.id — Hoaks, politik uang, dan politik SARA menjadi tiga penyakit demokrasi yang perlu dikenali dan dilawan sejak dini. Sebab, praktik-praktik tersebut dapat merusak kualitas demokrasi serta memengaruhi masyarakat dalam menentukan pilihan secara rasional dan bertanggung jawab.
Hal tersebut disampaikan anggota KPU Kabupaten Jepara Muhammadun saat menjadi narasumber dalam kegiatan kokurikuler bertema Implementasi Regulasi Kepemiluan dalam Pilkatos di SMA Negeri 1 Nalumsari, Senin (24/8/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Muhammadun memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai pentingnya menerapkan nilai-nilai demokrasi dalam proses pemilihan ketua OSIS (pilkatos). Menurutnya, pilkatos tidak hanya menjadi agenda rutin di lingkungan sekolah, tetapi juga dapat menjadi sarana pembelajaran demokrasi bagi generasi muda.
Para siswa diajak untuk memahami proses pemilihan yang demokratis, mulai dari tahapan pencalonan, kampanye, penyampaian visi dan misi, hingga pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara. Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai regulasi kepemiluan yang dapat diimplementasikan secara sederhana dan kontekstual dalam pelaksanaan pilkatos.
"Generasi muda perlu memiliki kemampuan untuk menyaring informasi agar tidak mudah terpengaruh hoaks. Sikap kritis dan bijak dalam menerima informasi menjadi salah satu modal penting dalam menjaga demokrasi yang sehat," kata Muhammadun.
Selain hoaks, politik uang juga menjadi perhatian dalam materi yang disampaikan. Para siswa diajak memahami bahwa pilihan tidak seharusnya ditentukan oleh pemberian atau imbalan tertentu, melainkan berdasarkan penilaian terhadap kapasitas, integritas, serta visi dan program calon.
Tidak kalah penting, Muhammadun juga mengajak para pelajar untuk menolak praktik politik SARA yang memanfaatkan sentimen suku, agama, ras, dan antargolongan. Perbedaan, menurutnya, seharusnya menjadi kekuatan untuk mempererat persatuan, bukan dijadikan alat untuk memecah belah.
Melalui kegiatan tersebut, KPU Kabupaten Jepara berharap pendidikan demokrasi dapat tumbuh sejak di lingkungan sekolah. Pilkatos diharapkan menjadi ruang pembelajaran bagi siswa untuk mengenal nilai kejujuran, keadilan, kesetaraan, tanggung jawab, serta penghormatan terhadap pilihan setiap individu.
Dengan membiasakan proses demokrasi yang sehat sejak dini, generasi muda diharapkan dapat tumbuh menjadi pemilih yang cerdas, kritis, berintegritas, serta mampu menjadi bagian penting dalam mewujudkan demokrasi yang berkualitas. (kpujepara)