Dukungan Pemdes untuk Kelancaran Tahapan Pemilu Sangat Penting
Kab-jepara.kpu.go.id - KPU Kabupaten Jepara terus berupaya mendapatkan daftar pemilih yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan untuk pemilu 2024. Sepanjang Agustus ini KPU berkoordinasi dengan beberapa pemerintah desa untuk memutakhirkan data pemilih secara berkelanjutan.
Pada Rabu (25/8), Sekretaris KPU Kabupaten Jepara Da’faf Ali melanjutkan koordinasi pemutakhiran daftar pemilih berkelanjutan ke empat desa di Kecamatan Kembang, yaitu Desa Dudakawu, Pendem, Jinggotan dan Dermolo. Sebelumnya, KPU juga telah melakukan koordinasi dengan enam pemerintah desa lain di kecamatan yang sama, yakni Desa Sumanding, Bucu, Cepogo, Kaliaman, Tubanan, dan Kancilan.
Saat koordinasi yang terakhir, Dari KPU Jepara juga hadir Ryan Ardiansyah, staf di Subbagian Perencanaan, Program dan Data. Di Desa Dudakawu KPU diterima Kasmuin (petinggi) serta Tarmuji (carik). Di Desa Pendem diterima Nur Ismail (petinggi) dan Ali Ikhwan (carik). Di Desa Jinggotan diterima Sholikin (petinggi) yang didampingi carik desa, Didin Ardiansyah. Sedangkan di Desa Dermolo diterima Budi Suparyanto (carik) beserta perangkat desa.
“Mengingat tahapan pemilu 2024 sesuai rancangan KPU akan dimulai pada Februari 2022, kami mengusulkan ada dukungan untuk sosialisasi tahapan pemilu dalam anggaran pendapatan dan belanja desa. KPU juga akan menindaklanjuti hal tersebut dengan berkoordinasi bersama Pemerintah Kabupaten Jepara,” kata Da’faf Ali.
Secara umum pemerintah desa menyambut baik inisiatif KPU untuk menyukseskan gelaran pemilu dan pemilihan serentak 2024 selama hal tersebut ada dasar yang jelas serta arahan dari Pemerintah Kabupaten Jepara sebagai atasan langsung dari Pemerintahan Desa.
Dalam koordinasi ini KPU meminta data pemilih yang tidak memenuhi syarat (TMS) dan masuk dalam katagori meninggal dunia dalam rentang Mei 2019 sampai dengan Juli 2021. Data meninggal dunia yang didapatkan pada koordinasi kali ini di Desa Dudakawu untuk laki-laki sebanyak 36 orang, dan perempuan 28 orang. Desa Pendem laki-laki ada 137 orang dan perempuan 158 orang. Desa Jinggotan laki-laki ada 87 orang dan perempuan sebanyak 93 orang. Dan di Desa Dermolo laki-laki ada 65 orang dan perempuan sebanyak 63 orang.
Sehingga rekapitulasi total data pemilih yang dinyatakan meninggal dunia setelah koordinasi dari Desa Kaliaman, Tubanan, Kancilan, Sumanding, Bucu, Cepogo, Dudakawu, Pendem, Jinggotan dan Dermolo di Kecamatan Kembang didapatkan untuk laki laki sebanyak 818 orang, dan perempuan 875 orang. Data tersebut nantinya akan disandingkan dengan data hasil pemutakhiran data pemilih berkelanjutan yang terakhir dan selanjutnya akan masuk sebagai data TMS. (kpujepara)