Berita

Membangun Relasi dengan Publik, KPU Optimalkan Media Sosial

Kab-jepara.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengoptimalkan pengelolaan media sosial sebagai upaya menjawab dinamika kebutuhan informasi di masyarakat. Hal tersebut menjadi inti pembahasan dalam kegiatan workshop set-up akun Facebook KPU tahun 2021, Selasa (9/11). Kegiatan tersebut dihadiri secara daring oleh operator media sosial dari KPU provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia.

 

“Media sosial menjadi bagian penting dalam menunjukan eksistensi,” kata Ketua KPU RI Ilham Saputra saat membuka workshop. Ilham juga menerangkan bahwa informasi harus dihadirkan secara menarik ke publik. “Penting bagi KPU sebagai penyelenggara pemilu memberikan sosialisasi kepemiluan ke publik,” terang Ilham.  Selain itu Ilham menyampaikan hal strategis bagi humas untuk dapat menjawab dinamika informasi yang dibutuhkan publik. “Humas harus mampu menjaga citra lembaga dari informasi tidak benar yang dapat mendiskreditkan nama lembaga,” kata Ilham.

 

Ilham menyampaikan Informasi yang berkualitas menjadi konsekuensial dari pengelolaan media sosial yang baik. “Humas harus memastikan informasi yang dihadirkan ke publik adalah informasi yang sehat dan dapat dipastikan kebenarannya,” lanjut Ilham.  Ia menerangkan menjelang pemilu arus informasi yang hadir akan semakin massif.  “Massifnya informasi yang beredar seringkali tercampur informasi yang tidak sehat,” terang Ilham. “Klarifikasi informasi menjadi tugas bagi humas untuk merespons setiap informasi kepemiluan yang mengisi ruang publik,” tandasnya.

 

Dalam kesempatan yang sama Eberta Kawima, deputi Bidang Teknis KPU RI menyampaikan kehumasan memiliki peran penting dalam melakukan sosialisasi pendidikan pemilih ke publik. “Dalam memaksimalkan perannya, pemanfaatan media sosial menjadi keniscayaan,” kata Eberta Kawima. Ia menyampaikan menjadi keharusan bagi KPU untuk memaksimalkan media-media yang dikelolanya sebagai bentuk persiapan menyogsong pemilu dan pemilihan serentak 2024. “2024 nanti kebutuhan informasi akan mengalami eskalasi. Hal ini harus dijawab KPU selaku penyelenggara pemilu,” terang Eberta Kawima.

 

Hadir sebagai narasumber Putu Swaditya Yudha, nanajer Mitra Pemerintah Facebook Indonesia. Ia menyampaikan pentingnya melakukan pengelolaan media sosial yang dimiliki sebuah instansi pemerintah. “Media sosial menjadi bagian strategis bagi lembaga untuk berinteraksi dengan publik,” terang Putu. “Interaksi menjadi hal yang lekat dengan media sosial karena komunikasi yang tercipta bersifat multiarah,” tandasnya.  Lebih lanjut Putu memaparkan secara komprehensif pengelolaan media sosial di bawah naungan Facebook, terutama pengoptimalisasian fungsi halaman penggemar yang dimiliki oleh Facebook.  (kpujepara)

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 62 kali